Tentang Dublin Core di Blog

Tutorial Blog | Tips | Trik | SEO - Dublin Core adalah salah satu skema metadata yang digunakan untuk web resource description and discovery. Dublin Core berguna untuk membangun web agar lebih SEO Friendly dan membantu mempercepat pengindeksan di google. Gagasan membuat suatu standar baru agaknya dipengaruhi oleh rasa kurang puas dengan standar lama seperti misalnya MARC yang dianggap terlampau sulit (hanya dimengerti dan bisa diterapkan oleh pustakawan) dan kurang bisa digunakan untuk web resources. Untuk menangani banjir web resources diperlukan cara dan format yang lebih sederhana. 

Ciri-ciri Dublin Core yang diharapkan bisa membuatnya diterapkan secara luas oleh berbagai kalangan adalah:
  1. Dublin Core dibuat sesederhana mungkin agar dapat digunakan baik oleh awam (bukan pengatalog) maupun profesional. Diharapkan bahwa pencipta resource itu sendiri akan dapat membuat metadata (deskripsi) karya mereka tanpa memerlukan pelatihan khusus.
  2. Semua unsur bersifat opsional dan dapat diulang apabila diperlukan
  3. Unsur-unsur diterima secara internasional, dan dapat diterapkan oleh semua disiplin ilmu
  4. Setiap unsur dapat diperluas agar data yang lebih khusus (misalnya untuk disiplin ilmu atau aplikasi khusus) dapat tertampung
  5. Dapat ditempatkan di dalam Web page (embedded) biasanya sebagai bagian dari header, sehingga dapat dideteksi oleh web robot atau spider
Tutorial Blog | Tips | Trik | SEO - Dublin Core memiliki 15 unsur diantaranya:
  1. Title
  2. Creator 
  3. Subject
  4. Description,
  5. Publisher
  6. Contributor
  7. Date
  8. Type
  9. Format
  10. Identifier
  11. Source
  12. Language
  13. Relation
  14. Coverage
  15. Rights

Tutorial Blog | Tips | Trik | SEO - Dublin Core kemudian berkembang menjadi skema dengan dua versi yaitu:
  1. Qualified
  2. Unqualified

Versi Qualified dilengkapi dengan tiga unsur tambahan yaitu: 
  1. Audience
  2. Provenance
  3. RightsHolder.